Strategi Menembus Publikasi Bereputasi: Jurusan Teknologi Pertanian UNRI Gelar Workshop Penulisan Artikel Berbasis SLR

Pekanbaru, 8 Mei 2026 — Jurusan Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Riau menyelenggarakan kegiatan Workshop Penulisan Artikel Ilmiah Berbasis Systematic Literature Review (SLR) secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat, 8 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan Safira Firdaus, S.T.P., M.Si. sebagai pemateri dan dipandu oleh Fadlila Endyra, S.TP., M.Si. sebagai moderator. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keberagaman bidang riset yang ditekuni oleh dosen di lingkungan Jurusan Teknologi Pertanian. Berdasarkan pemetaan minat riset peserta, bidang keahlian dosen mencakup Kimia Hasil Pertanian, Biokimia dan Gizi, Mikrobiologi, Rekayasa Proses dan Pengolahan Pangan, Teknologi Proses dan Lingkungan, serta Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri. Keberagaman tersebut menjadi potensi besar dalam pengembangan publikasi ilmiah, sekaligus menunjukkan perlunya strategi penulisan artikel yang mampu menjembatani berbagai fokus kajian secara sistematis.

Dalam konteks tersebut, Systematic Literature Review dipandang sebagai salah satu pendekatan yang relevan untuk memperkuat produktivitas publikasi dosen dan peneliti. Melalui SLR, peneliti dapat memetakan perkembangan keilmuan, mengidentifikasi research gap, membandingkan temuan dari berbagai studi, serta merumuskan arah penelitian masa depan berdasarkan bukti ilmiah yang terorganisasi. Dengan demikian, SLR tidak hanya menjadi metode penulisan artikel, tetapi juga menjadi jembatan akademik bagi berbagai bidang riset untuk menghasilkan publikasi yang berkualitas dan berpeluang menembus jurnal bereputasi. Workshop ini dirancang untuk memperkuat kapasitas dosen dan sivitas akademika dalam menyusun artikel ilmiah berbasis kajian literatur sistematis. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai tahapan penyusunan SLR, mulai dari penentuan topik, identifikasi kesenjangan penelitian, perumusan pertanyaan riset, penyusunan protokol, strategi pencarian literatur, seleksi artikel, penilaian kualitas studi, sintesis temuan, hingga strategi publikasi pada jurnal nasional maupun internasional bereputasi. Kegiatan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh dosen serta sivitas akademika di lingkungan Jurusan Teknologi Pertanian. Meskipun dilaksanakan secara daring, kegiatan berlangsung interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, dan tanya jawab antara peserta, moderator, dan narasumber.

Dalam pemaparannya, Safira Firdaus, S.T.P., M.Si. menjelaskan bahwa Systematic Literature Review merupakan metode kajian literatur yang dilakukan secara terstruktur, transparan, dan dapat direplikasi. SLR berbeda dari tinjauan pustaka biasa karena memiliki prosedur yang jelas dalam mengidentifikasi, memilih, menilai, dan mensintesis artikel ilmiah yang relevan dengan pertanyaan riset tertentu. Pemateri juga menjelaskan bahwa penyusunan SLR yang baik perlu diawali dengan pertanyaan penelitian yang tajam. Peserta diperkenalkan dengan kerangka PICO dan PEO untuk membantu merumuskan fokus kajian. Selain itu, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai pentingnya standar pelaporan seperti PRISMA 2020 agar proses seleksi artikel dapat disampaikan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik. Salah satu poin penting yang dibahas dalam workshop adalah strategi pencarian literatur yang reproducible. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai penggunaan Boolean operator, pemilihan database ilmiah sesuai bidang keilmuan, serta teknik snowballing untuk menelusuri artikel-artikel relevan yang mungkin tidak ditemukan melalui pencarian awal. Pemateri juga memperkenalkan berbagai perangkat pendukung, seperti Rayyan, Covidence, VOSviewer, Bibliometrix, Connected Papers, Research Rabbit, dan Elicit, yang dapat membantu proses pencarian, penyaringan, pemetaan, dan sintesis literatur.

Selain aspek teknis, workshop ini juga membahas strategi agar artikel SLR memiliki peluang lebih besar untuk diterima pada jurnal bereputasi. Pemateri menekankan bahwa artikel SLR yang baik tidak cukup hanya menyajikan rangkuman artikel, tetapi harus mampu menunjukkan kebaruan, kedalaman sintesis, kejelasan metode, serta kontribusi ilmiah. Oleh karena itu, peserta diarahkan untuk memperhatikan kualitas research gap, keterlacakan proses pencarian literatur, ketepatan metode seleksi artikel, serta kekuatan pembahasan dalam naskah. Pada bagian akhir, pemateri turut menyoroti penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence dalam penulisan artikel ilmiah. AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk eksplorasi ide awal, pemetaan literatur, dan penyuntingan bahasa. Namun demikian, pemateri menegaskan bahwa seluruh keluaran AI tetap harus diverifikasi oleh penulis, terutama yang berkaitan dengan fakta ilmiah, sitasi, dan klaim akademik. Penulis juga perlu memperhatikan kebijakan jurnal terkait transparansi penggunaan AI dalam proses penyusunan manuskrip.

Kegiatan ini mendapat antusiasme dari peserta melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta memperoleh kesempatan untuk berdiskusi mengenai pengalaman penulisan artikel ilmiah, strategi membangun kebaruan artikel, pemilihan jurnal tujuan, serta penggunaan perangkat digital dalam mendukung penyusunan SLR. Diskusi tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus memperkuat pemahaman peserta mengenai praktik penulisan artikel ilmiah yang sistematis dan sesuai dengan standar publikasi akademik. Melalui kegiatan ini, Jurusan Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Riau berharap dosen dan sivitas akademika semakin terdorong untuk menghasilkan artikel ilmiah yang berkualitas, khususnya artikel berbasis Systematic Literature Review. Workshop ini juga menjadi bagian dari komitmen jurusan dalam memperkuat budaya akademik, meningkatkan produktivitas publikasi, serta mendorong kolaborasi riset lintas bidang di lingkungan perguruan tinggi.